8 UNSUR PENILAIAN AKREDITASI JURNAL

Akreditasi terbitan berkala ilmiah terdiri atas 8 (delapan) unsur penilaian, yang merupakan kriteria untuk menentukan peringkat dan status akreditasi suatu terbitan berkala ilmiah sebagaimana diperlihatkan pada Tabel 1.1 berikut:

Tabel 1.1 Unsur Penilaian dan Bobot

Dari unsur penilaian tersebut, kualitas substansi terbitan berkala ilmiah mempunyai bobot total 51 yang terdiri atas kualitas substansi artikel(bobot 39) dan gaya penulisan (bobot 12). Disinsentif (maksimum -20) diberlakukan bila terjadi penyimpangan terhadap kewajiban yang seharusnya dipenuhi oleh sebuah terbitan berkala ilmiah.
Setiap unsur penilaian dalam pedoman evaluasi dijabarkan menjadi beberapa sub- unsur yang terdiri atas satu atau lebih indikator. Berdasarkan data yang dapat diambil langsung dari sejumlah nomor terbitan dan/atau volume (jilid), serta dari beberapa keterangan yang diberikan oleh pengelola suatu terbitan berkala ilmiah, setiap butir indikator  diberikan  nilai  bobot  secara  kuantitatif.  Agar  pengevaluasian  terbitan berkala  ilmiah  dapat  dilakukan  secara  lebih  objektif,  maka  untuk  setiap  unsur memiliki beberapa indikator, dengan masing-masing indikator tersebut mempunyai nilai angka atau nilai yang merupakan bobot mutlak untuk setiap butir indikator.Dengan demikian, nilai total yang dapat diperoleh suatu terbitan berkala ilmiah untuk akreditasi adalah jumlah nilai total absolut dari beberapa unsur penilaian. Suatu terbitan berkala ilmiah dinyatakan terakreditasi apabila paling sedikit memperoleh nilai total 70,dengan nilai substansi paling sedikit 26. Status akreditasi ini ditetapkan berdasarkan jumlah nilai total, sebagaimana dijelaskan pada Tabel 1.2.

Tabel 1.2 Status, Nilai dan Peringkat Akreditasi

Bagaimana Pedoman Evaluasi Jurnal agar mendapatkan Akreditasi? Simak Lanjutannya pada link berikut:

Pedoman Akreditasi Jurnal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *