LIMA LANGKAH SOCRATIC WRITING Cara Berpikir untuk Menghasilkan Tulisan

Buku ini lahir dari sebuah kegelisahan. Kegelisahan itu muncul bukan karena kita kekurangan orang pintar, kekurangan sarjana, atau kekurangan institusi pendidikan tinggi. Sebaliknya, jumlah perguruan tinggi terus bertambah. Jumlah dosen bergelar doktor meningkat dari tahun ke tahun. Guru besar juga terus lahir di berbagai bidang keilmuan. Dunia akademik kita tampak bergerak maju secara struktural.
Namun di tengah perkembangan tersebut, saya sering bertanya dalam diam: mengapa tradisi menulis kita belum tumbuh sekuat tradisi akademik yang kita bangun?
Pertanyaan ini terus mengikuti saya dalam berbagai pengalaman akademik. Tidak sedikit ilmuwan, dosen, peneliti, bahkan orang-orang yang sangat cerdas dalam diskusi, ternyata mengalami kesulitan ketika harus menuangkan pikirannya ke dalam tulisan. Banyak gagasan berhenti di ruang seminar, ruang kelas, forum rapat, atau percakapan lisan. Tidak sedikit pemikiran yang sebenarnya bernilai, tetapi tidak pernah sempat menjadi artikel, buku, atau karya intelektual yang dapat diwariskan. Padahal dalam dunia akademik modern, menulis bukan lagi sekadar aktivitas tambahan. Menulis telah menjadi bagian dari identitas intelektual seseorang. Jabatan akademik, reputasi ilmiah, bahkan kontribusi keilmuan seseorang hari ini sebagian besar diukur dari kemampuannya menghasilkan tulisan.

Namun persoalannya sesungguhnya tidak sesederhana kemampuan teknis menulis. Selama ini kita terlalu sering memandang menulis hanya sebagai keterampilan bahasa: bagaimana merangkai kalimat, memilih diksi, atau menyusun paragraf. Padahal pengalaman saya menunjukkan bahwa kesulitan terbesar dalam menulis sering kali bukan terletak pada bahasa, melainkan pada cara
berpikir.
Banyak orang memiliki pengetahuan, tetapi belum terbiasa mengolah pengetahuannya menjadi alur nalar yang jernih. Banyak yang mampu berbicara panjang lebar, tetapi kesulitan menyusun hubungan logis antar gagasan. Tidak sedikit pula yang sebenarnya memiliki pengalaman dan wawasan luas, tetapi belum terbiasa berdialog secara mendalam dengan pikirannya sendiri.

Category:

Additional information

Penulis

Sukemi

Halaman

ix+118 Halaman

Ukuran

14 x 20 cm

ISBN

Penerbitan

UNUSA Press